Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Tips Guru Melakukan Pembelajaran Kooperatif

Pembelajaran kooperatif adalah metode dimana guru menempatkan siswa dalam tim kecil dengan siswa dari tingkat pembelajaran yang berbeda. Tujuannya adalah agar siswa tingkat yang lebih tinggi membantu siswa tingkat yang lebih rendah meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep yang diajarkan. Intinya, setiap anggota bertanggung jawab untuk belajar, sekaligus membantu rekan satu tim belajar juga. Siswa harus terus mempraktikkan konsep sampai seluruh tim memahami dan menyelesaikan tugas yang diberikan. Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan pembelajaran kooperatif di kelas Anda.
Tips 1
Merancang permainan.
Bagilah siswa menjadi kelompok genap yang terdiri dari lima orang atau kurang. Berilah setiap siswa dalam kelompok sebuah konsep unik untuk dipelajari. Kemudian kumpulkan kembali kelompok dan biarkan siswa saling mengajarkan apa yang telah mereka pelajari. Pastikan bahwa seluruh kelompok mempelajari subjek yang sama, hanya aspek yang berbeda dari subjek tersebut. Ujilah setiap kelompok ketika sesi pengajaran selesai dalam setiap kelompok.

Tips 2
Wawancara.
Bagilah siswa menjadi kelompok-kelompok dengan jumlah siswa genap di setiap kelompok. Setiap anggota kelompok memilih pasangan. Mintalah individu mewawancarai pasangan mereka dengan menanyakan pertanyaan klarifikasi kepada mereka. Sekarang biarkan mitra berganti peran. Terakhir, biarkan anggota dari seluruh grup membagikan tanggapan mereka sebagai sebuah tim.

Tips 3
Ikuti brainstorming.
Bagilah siswa menjadi beberapa tim yang terdiri dari 4 hingga 6 orang, dan tunjuk satu siswa di setiap tim untuk menjadi "sekretaris". Berikan setiap tim pertanyaan berbeda yang dapat memiliki banyak jawaban. Sekarang, beri setiap tim kesempatan untuk bertukar pikiran tentang jawaban atas pertanyaan tersebut, dengan "sekretaris" menuliskan tanggapan tim. Mintalah siswa bekerja dalam lingkaran, masing-masing bergiliran memberi tanggapan, alih-alih meminta semua siswa meneriakkan jawaban kepada "sekretaris" sekaligus.

Tips 4
Nomor.
Bagilah siswa dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari empat orang. Labeli setiap siswa dalam kelompok sebagai nomor 1, 2, 3, atau 4. Ajukan pertanyaan umum kepada kelompok. Kelompok tersebut kemudian bekerja sama untuk memberikan jawaban yang benar. Sekarang Anda memanggil sebuah nomor (antara 1 dan 4), dan orang dalam kelompok yang diberi nomor itu akan memberi Anda jawaban atas pertanyaan tersebut.

Tips 5
Penilaian kelompok.
Setelah mengerjakan tes, bagi siswa Anda menjadi beberapa kelompok dengan jumlah orang genap di setiap kelompok. Biarkan siswa menukar kertas ujian mereka, sehingga mereka akan menilai satu sama lain. Sekarang berikan setiap kelompok beberapa menit untuk membahas jawaban yang salah anggota kelompok, sehingga anggota tersebut dapat melihat mengapa jawaban mereka salah dan apa jawaban yang benar seharusnya. Akhiri kelompok dan jawab pertanyaan yang tidak terjawab yang tidak dibahas dalam kelompok individu.

Tips 6
Perdebatan hebat.
Pembelajaran kooperatif dapat digunakan dalam situasi apa pun di mana Anda ingin anak-anak memperdebatkan konsep yang diajarkan. Misalnya, ketika mempelajari proses pemilihan, Anda dapat membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan meminta mereka berdebat tentang apa yang akan mereka ubah tentang proses pemilihan, apa yang berhasil dan tidak sesuai dengan proses saat ini, dll.

Tips 7
Aktivitas pencatatan.
Bagilah siswa menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari lima orang atau kurang. Mintalah setiap kelompok untuk membuat daftar kata dan / atau frasa yang menjelaskan apa yang diajarkan kepada mereka, yaitu hewan ternak yang paling berguna. Pastikan bahwa setiap jawaban tertulis yang diberikan setiap individu. Mintalah setiap kelompok mendiskusikan daftar mereka dan kemudian menemukan kata dan / atau frase yang disetujui oleh seluruh kelompok. Nanti setiap kelompok dapat berdiri di depan kelas dan membahas mengapa mereka memilih tanggapan yang mereka lakukan.

Tips 8
Game Satu Menit. 
Bagilah kelas menjadi tim beranggotakan lima orang atau kurang. Mintalah setiap kelompok merenungkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, beri mereka satu menit untuk menjawabnya:

Apa hal utama yang Anda pelajari hari ini?
Beri tahu saya dua pertanyaan yang tersisa tentang pelajaran ini.
Apa lagi yang ingin Anda ketahui tentang topik ini?

Ini adalah kegiatan pembelajaran kooperatif yang membantu siswa memberi Anda umpan balik tentang pelajaran yang mereka pelajari.

Tips 9
Menetapkan peran grup.
Pertimbangkan untuk menugaskan peran kepada setiap anggota grup, sehingga setiap anggota merasa mereka berkontribusi pada grup dengan cara yang positif. Peran dapat terdiri dari:
Pemimpin - Individu yang memastikan semua orang dalam kelompok telah menguasai konsep yang dipelajari melalui latihan.
Sekretaris - Orang yang mencatat tanggapan untuk seluruh grup.
Reporter - Orang yang berbicara mewakili grup saat berdiri di depan kelas.
Monitor - Orang yang menjaga waktu untuk grup dengan tugas berjangka waktu.
Manajer - Orang yang menggantikan setiap anggota grup yang tidak hadir, dan membantu pemimpin grup.
Peran dapat diubah dalam grup dari waktu ke waktu.

Tips 10
Urutan peringkat.
Tentukan siapa yang akan Anda kelompokkan dengan menggunakan latihan berikut.
1. Sajikan siswa Anda dengan masalah yang berhubungan dengan pelajaran. Mintalah siswa memberi peringkat masalah ini berdasarkan apa yang mereka rasakan tentangnya dengan 1 orang yang sangat setuju dan 10 orang yang sangat tidak setuju.
2. Tempatkan baris urutan peringkat di papan tulis Anda dan catat tanggapan siswa di baris tersebut.
3. Sekarang bentuk grup Anda dengan menarik satu orang dari setiap akhir urutan peringkat, dan kemudian dua orang dari tengah baris.

Post a Comment for "10 Tips Guru Melakukan Pembelajaran Kooperatif"