Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Interval Nada pada Lagu - Materi SBdP Kelas 6

Interval nada adalah sebuah jarak antara nada satu ke nada yang lainnya, baik jarak nada ke atas atau jarak nada ke bawah. Berikut beberapa nama interval nada dan ciri-cirinya.


1. Interval prim (prime), yaitu interval nada dari nada satu ke nada yang sama. Interval prim hanya terdengar satu nada sehingga terdengar nyaman, contohnya do saja (do ke do).

2. Interval sekon (secondo), yaitu interval nada dari nada satu ke nada kedua di atas atau di bawahnya. Sekon terdiri atas sekon besar dan sekon kecil. Interval sekon terdengar kurang nyaman, contohnya do-re dan si-do bila dinyanyikan atau dibunyikan serempak.

3. Interval terts, yaitu interval nada dari nada satu ke nada ketiga di atas atau di bawahnya. Misalnya dari nada do ke mi. Terts terdiri dari terts besar dan terts kecil. Interval terts nyaman didengar (konsonan sempurna) (do-mi).

4. Interval quart, yaitu interval nada dari nada satu ke nada keempat di atas atau di bawahnya. Quart murni selalu nyaman didengar (konsonan sempurna). Misalnya nada do ke fa, re ke sol, mi ke la, dan sebagainya.

5. Interval quint, yaitu interval nada dari nada satu ke nada kelima di atas atau di bawahnya. Quint murni terdengar nyaman (konsonan sempurna). Quint berlebih terdengar bagus, quint berkurang terdengar kurang nyaman (do-sol).

6. Interval sekt, yaitu interval nada dari nada satu ke nada keenam di atas atau di bawahnya. Sekt besar maupun kecil terdengar nyaman (do-la).

7. Interval septim, yaitu interval nada dari nada satu ke nada ketujuh di atas atau di bawahnya. Interval septim biasanya terdengar kurang nyaman (do-si).

8. Interval oktaf, yaitu interval nada dari nada satu ke nada ketujuh di atas atau di bawahnya. Oktaf murni terdengar nyaman (do-do). Dalam musik diaktonis oktaf mengidentifikasikan pengulangan nada yang sama hanya dalam tingkatan yang lebih tinggi. Misalnya nada do rendah ke nada do tinggi, sol bawah ke sol tinggi, dan sebagainya.

Untuk memahami interval, kita harus memahami tangga nada terutama berkaitan dengan pokok nada sebagai berikut.

1. Deretan nada-nada (naik turun) dari setiap tangga nada. Sebagai contoh c - d - e - f - g - a - b - c - b - a - g - f - e - d - c.

2. Jarak antara nada satu ke nada lainnya. Sebagai contoh jarak untuk tangga nada mayor
c - d - e - f - g - a - b – c adalah: 1 1 ½ 1 1 1 ½

3. Langkah dari nada satu dengan nada lainnya. Misalnya dalam tangga nada C mayor, nada c ke c langkah ke 1, c ke d langkah ke 2, dan c ke e langkah ketiga.

Interval adalah sebuah jangka (langkah) dari nada ke nada lainnya. Jangka tersebut mempunyainama tertentu yang disebut nama pangkat. Sebagai contoh jangka c’ ke d’ dalam tangga nada C mayor, d’ adalah langkah kedua. Langkah kedua mempunyai nada pangkat secondo.

Interval selalu dibatasi oleh dua nada. Nada pertama disebut nada pangkal, nada kedua disebut selang. Sebagai contoh jika dalam tangga nada C mayor, nada c’ kita tetapkan sebagai nada pangkal, diperoleh nama-nama interval sebagai berikut.

Urutan tangga nada C mayor c' d' f' g' a' b' c''

c’ ke c’ adalah langkah ke-1 disebut prime. c’ ke d’ adalah langkah ke-2 disebut seconde.

Post a Comment for "Interval Nada pada Lagu - Materi SBdP Kelas 6"