Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gerakan Bulan dan Akibatnya - Materi IPA Kelas 6 SD

Bulan adalah satelit alami yang dimiliki oleh Bumi, bulan tidak dapat memancarkan cahaya sendiri. cahaya bulan yang terlihat pada malam hari berasal dari cahaya matahari yang dipantulkan kembali oleh permukaan bulan. Bulan melakukan tiga gerakan. Berikut ini jenis gerakan yang dilakukan bulan dan akibatnya:

A. Rotasi Bulan

Seperti Bumi dan planet lain, Bulan juga dapat berputar atau melakukan rotasi. Waktu yang dibutuhkan Bulan untuk melakukan satu putaran setara dengan waktu yang dibutuhkan Bulan untuk berevolusi mengelilingi Bumi. Dapat dikatakan bahwa waktu periode rotasi bulan sama dengan periode revolusinya. Hal ini menyebabkan bagian permukaan Bulan yang menghadap Bumi selalu terlihat sama.

B. Revolusi Bulan Mengelilingi Bumi

Selain berputar pada porosnya, Bulan juga bergerak mengelilingi Bumi yang dikenal dengan istilah revolusi bulan. Akibat revolusi tersebut, maka Bulan akan terlihat berubah-ubah jika dilihat dari bumi, perubahan ini dikenal dengan istilah fase bulan. Fase bulan dipengaruhi oleh posisi Bulan terhadap Bumi dan Matahari.

Berikut ini fase-fase Bulan:

1. Fase Bulan Mati
Fase bulan mati disebut juga dengan bulan baru, pada fase ini permukaan bulan yang mendapat cahaya matahari membelakangi bumi sehingga bulan tidak terlihat dari bumi dengan mata telanjang.
2. Fase Bulan Sabit
Fase bulan sabit mulai terlihat dari bumi dengan mata telanjang dan bentuknya menyerupai bentuk sabit.
3. Fase Bulan Separuh
Pada fase ini separuh permukaan bulan yang memantulkan cahaya matahari menghadap ke bumi.
4. Fase Bulan Bungkuk (Cembung)
Pada fase ini bulan terlihat cambung atau hampir penuh.
5. Fase Bulan Purnama
Pada fase ini semua permukaan bulan yang mendapat dan memantulkan cahaya matahari menghadap ke bumi. Dari bumi bulan terlihat satu lingkaran penuh. Setelah fase purnama bulan terus mengecil dan kembali menjadi fase bulan separuh, fase bulan sabit dan fase bulan mati atau fase bulan baru lagi.

C. Revolusi Bulan Mengelilingi Matahari

Selain berputar pada porosnya dan bergerak mengelilingi Bumi, Bulan juga bergerak mengelilingi Matahari. Karena Bulan adalah satelit alami Bumi yang secara konsisten bergerak dengan Bumi, saat Bumi bergerak mengelilingi Matahari, Bulan pun melakukan hal yang sama. Waktu yang dibutuhkan Bulan untuk mengelilingi dari Matahari setara dengan waktu yang dibutuhkan Bumi untuk mengelilingi Matahari. Dapat disimpulkan bahwa dalam 1 tahun, Bulan hanya bergerak mengelilingi Matahari satu kali dan dan dua belas kali bergerak mengelilingi Bumi. Inilah yang menyebabkan ada 12 bulan selama 1 tahun di dalam kalender. Manusia hanya bisa merasakan akibat yang disebablam oleh gerakan Bulan, baik gerak rotasi maupun gerak revolusi.
Berikut akibat dari gerakan bulan:
1. Adanya fase-fase bulan
2. Terjadinya pasang surut air laut
3. Terjadinya gerhana
4. Permukaan Bulan yang terlihat dari Bumi selalu sama

Sumber:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Buku Siswa Tematik Kelas 6 Tema 8 Bumiku. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Post a Comment for "Gerakan Bulan dan Akibatnya - Materi IPA Kelas 6 SD"